Latest Post
17th edition consumer unit 17th edition glasgow 2014 Glasgow commonwealth Games 2014 metal consumer unit 24 hour emergency electrician Aceh Aleppo all trades company glasgow Archive Article Beauty BG Fuse Board Bikes Biograph boiler installer glasgow Browser Business business and technology news business technology news call out heating engineer cctv glasgow cctv news CERTIFICATES GLASGOW cheap kitchesn glasgow cheques christmas led lights clarkston electrician company health insurance compare private health insurance Consumer unit consumer units glasgow council electricians renfrewshire crookston electricians Culture currency Downloads eicr glasgow electric cars westend glasgow electric showers electricains clarkston glasgow ELECTRICAL CONTRACTOR electrical contractor crookston. Electrical contractor Glasgow electrical installation paisley electrical safety electrical testing london electrician electrician bearsden ELECTRICIAN EICR GLASGOW electrician glasgow electrician kitchens electricians electricians 24 hours glasgow electricians 24 hours london electricians bellahouston electricians birmingham electricians clarkston electricians east kilbride electricians giffnock electricians glasgow electricians glasgow city centre electricians hyndland westend glasgow electricians in giffnock electricians in glasgow electricians in greenock and port glasgow electricians in south side clarkston consumer unit clarkston electricians london electricians mosspark electricians niceic electricians paisley electricians west end glasgow electricians westend glasgow electricians westend glasogw eletricians newton mearns emergency call out electricians Event Fashion Favourite Feature Featured Posts Fellowship Flags Food Genel fusebox clarkston fusebox south side glasgow Gadgets Gallery Games gas central heating glasgow gas engineer gas fitter gas safe Gear giffnock electrical contractor giffnock electricians giffnock electricins giffnock spark giffock local electrician Glasgow glasgow electrical contractor Health health information technology health insurance quote History Holy info internet technology news Journalism landlord electrical safety check landlords electricians latest innovations in technology Life & style Magazine metal consumer unit Mine Movies Reviews Music Musik new business technology new consumer units new internet technology new technology for business new technology in business News NICEIC PAT TESTING pat testing glasgow Politics private health cover private health insurance private medical insurance Random Regional Reviews sejarah select electricians glasgow Shooting Slider solar power south side glasgow electrician Sports Surabaya Technology Templates testing glasgow TopDownload Travel travel health insurance travel money travellers Turkey Tutorial Tutorials UK ver Video wes electrical west end glasgow electricians westend electrical saftey WESTEND GALSGOW ELECTRICAL CONTRACTOR westend glasgow 24 hour emergency electrician westend glasgow 24 hours electricians westend glasgow electricians westend glasgow rewire Wisata



ANEH BIN AJAIB - Fenomena lubang misterius (sinkhole) banyak terjadi di berbagai belahan bumi. Salah satu area sinkhole terbesar yang ada adalah di wilayah Louisiana. Dilansir dari Softpedia (23/8), sebuah video berdurasi 42 detik mengabadikan momen ketika pohon-pohon di hutan Louisiana ditelan oleh lubang misterius tersebut hanya dalam 30 detik. Sinkhole di Louisiana tersebut pertama kali muncul pada Agustus 2012, dan hingga kini ukuran lubang misterius tersebut semakin luas dan dalam. Meski demikian, tidak ada korban tercatat akibat munculnya lubang misterius tersebut. Penasaran bagaimana lubang misterius tersebut menelan belasan pohon? Simak videonya




Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nam molestie molestie nisl, eu scelerisque turpis tempus at. Nam luctus ultrices imperdiet. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Suspendisse velit orci, pretium ut feugiat nec, lobortis et est. Nullam cursus ultrices tincidunt. Nam gravida sem gravida ipsum dignissim in dictum urna accumsan. Nullam nec augue magna, sed scelerisque odio. Cras adipiscing feugiat venenatis. Praesent gravida consequat purus sed lobortis. Aenean et eros nunc.
Nam ultricies aliquam imperdiet. Pellentesque massa dui, varius non sodales quis, placerat ullamcorper nisl. Donec pulvinar, arcu vel rhoncus commodo, neque lectus blandit elit, vel iaculis odio lectus sit amet metus. Curabitur sodales semper eros et vulputate. Ut et sem ipsum. Nam elementum neque sem. Fusce fringilla ante id augue sodales venenatis. Nunc eu ipsum enim.



Ada satu kesamaan kenapa jembatan-jembatan di bawah ini dikatakan sebagai jembatan merah, ya jembatan merah ini ternyata tidak hanya ada di kota pahlawan saja tetapi juga berada di wilayah lain Indonesia, misalnya di Bogor, Balikpapan, dan Kerinci walaupun tidak merah warnanya tapi masyrakat sekitar menyebutnya sebagai jembatan merah.


Merahnya sebutan bagi jembatan-jembatan itu karena sejarahnya yang kelam. Pasalnya, di jembatan itu dulunya pernah terjadi peristiwa pertumpahan darah antara pejuang Indonesia melawan penjajah di zaman revolusi fisik. Nah, dari saking banyaknya darah para pejuang dan lawannya yang tumpah di jembatan itu, maka jembatan itu pun dinamakan Jembatan Merah.


Yang pertama seperti yang kita ketahui adalah Jembatan Merah di Surabaya. Jembatan yang melintasi sungai Kalimas ini sungguh melegenda dan sepertinya tak ada satu pun orang Surabaya yang tidak mengenal jembatan ini. Dibangun beratus-ratus tahun yang lalu, awalnya jembatan adalah jembatan kayu dan dibuat karena kesepakatan Pakubowono II dari Mataram dengan VOC tahun 11 November 1743. Dalam perjanjian disebutkan bahwa beberapa daerah pantai utara, termasuk Surabaya, diserahkan ke VOC, termasuk Surabaya yang berada di bawah kolonialisme Belanda.







Sejak saat itu daerah Jembatan Merah menjadi kawasan komersial dan menjadi jalan vital yang menghubungkan Kalimas dan Gedung Residensi Surabaya. Dengan kata lain, Jembatan Merah merupakan fasilitator yang sangat penting pada era itu. Tak heran jika gedung keresidenan Surabaya saat itu dibangun tepat di ujung barat jembatan, agar pemerintah bisa langsung mengawasi kebersihan, keamanan dan ketertiban di sekitarnya.

Dalam perkembangannya, Jembatan Merah ini berubah secara fisik sekitar tahun 1890-an, ketika pagar pembatas diubah dari kayu menjadi besi. Saat ini, kondisi jembatan yang menghubungkan jalan Rajawali dan Kembang Jepun di sisi utara Surabaya ini hampir sama seperti jembatan lainnya, dengan warna merah tertentu.


Nah, kenapa dimakan jembatan merah? Ya karena dilokasi tersebut pernah terjadi pertumpahan darah antara pejuang dengan penjajah. Di tempat ini juga Brigadir A.W.S Mallaby, pemimpin angkatan bersenjata Inggris yang telah menguasai Gedung Internationale Crediet en Verening Rotterdam atau Internatio tewas terbunuh di tangan arek-arek Suroboyo. Jembatan Merah ini pun menjadi saksi bisu betapa gigih dan beraninya arek-arek Suroboyo dalam perang 10 November Surabaya melawan tentara Sekutu dan NICA-Belanda yang hendak menguasai kembali Surabaya.


Kedua ada Jembatan Merah di Balikpapan, masih di zaman perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1945-1947, Jembatan Merah ini juga menjadi saksi bisu pertempuran para pejuang Balikpapan.


Saat itu para pejuang Balikpapan menggunakan taktik gerilya untuk melawan Belanda yang mencoba menguasai kembali Balikpapan. Nah, di jembatan ini kerap kali pecah pertempuran antara pejuang dan tentara Belanda. Tak pelak, jatuh korban dari pihak pejuang yang gugur dalam pertempuran dengan tentara Belanda di jembatan ini.

Setiap usai pertempuran, jembatan ini selalu penuh dangan bercak darah dari tentara Belanda dan pejuang yang terluka. Karena itu oleh para pejuang jembatan ini dikenal dengan nama Jembatan Merah. Jembatan Merah tersebut kini masih ada. Dan setiap harinya dilewati kendaraan yang melintas dari dan ke kebon sayur.


Ketiga, Jembatan merah yang berada di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci ini. Akan tetapi walaupun jembatan itu dibilang sebagai jembatan merah, namun warna jembatan ini bukanlah merah melainkan kuning.


Penamaan jembatannya sendiri sebagai jembatan merah karena dulunya, seperti kedua jembatan merah di atas jembatan ini dahulunya juga merupakan tempat pertumpahan darah dari pahlawan Kerinci dengan para penjajah.


Di jembatan itu banyak terjadi pertempuran karena pada Agresi Militer II tahun 1949, Belanda masuk ke desa Pulau Tengah dan membuat camp sekitar 50 meter berjarak dari jembatan. Nah, dengan adanya camp tentara Belanda di dekat jembatan tersebut membuat para petinggi Belanda menjadikan jembatan itu sebagai tempat untuk mengeksekusi penduduk Indonesia yang pro dengan republik.


Tentara Belanda tidak memberikan sedikit keringanan bagi warga Kerinci saat itu, setiap warga yang mau membayar �Tebus Nyawo�, maka tidak akan dibunuh. Selain sebagai tempat menghabisi nyawa rakyat Indonesia, jembatan ini juga dimanfaatkan oleh warga dan tentara perlawanan untuk mengintai para penjajah pada malam hari. Tak sedikit tentara belanda yang berhasil dibunuh oleh warga di bawah jembatan itu.


Hampir setiap harinya terjadi pertumpahan darah di jembatan tersebut, sehingga setelah kemerdekaan pada tahun 1950-an, saat jembatan tersebut dibuat dengan besi, jembatan ini pun dinamakan jembatan merah.


Is the world ready to hear of the exploits of a Long John Silverstein or a Captain Josh Sparrow?

There may not have been a Silverstein on the high seas in the 17th century, but there were swashbuckling buccaneers called Balthazar and Moses Cohen Henriques and � would you believe? � Rabbi Samuel Pallache. They pillaged and plundered Spanish navy vessels. Payback, if you will, for the murder and expulsion of many Jews from Spain at the end of the 15th century due to the Spanish Inquisition.

So it is written by Edward Kritzler in his opus The Jewish Pirates of the Caribbean. The book�s film rights have been acquired by Montrealer Erol Araf and Israeli David Lewis, who are in pre-production on the project.

Like others who are not well versed in the seafaring derring-do of my co-religionists, I was highly skeptical of such a chapter in history, assuming it was merely a parody of Pirates of the Caribbean.

For more http://www.montrealgazette.com/life/Jewish+Pirates+Caribbean+change+pirate+lore/6151683/story.html

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget